DOSEN SENI MUSIK UVERS KENALKAN BUDAYA INDONESIA DENGAN JUARAI ASEAN FUN AEROBIC DANCE COMPETITION 2021

Rabu, 27 April 2022
dosen-seni-musik-uvers-kenalkan-budaya-indonesia-dengan-juarai-asean-fun-aerobic-dance-competition-2021

Sejak dulu musik selalu menjadi salah satu bentuk hiburan bagi masyarakat, lebih dari itu musik seringkali membawakan pesan penting kepada khalayaknya. Pesan perkenalan budaya adalah satu diantara banyak pesan yang dapat disampaikan melalui mediasi musik. Berbekal tekad untuk mewartakan budaya Indonesia kepada masyarakat dunia, Dosen Program Studi Seni Musik Universitas Universal (UVERS), yakni Hery Kristian Buana Tanjung, S.Sn., M.Sn menyabet prestasi gemilang di kancah internasional melalui kompetisi ASEAN Fun Aerobic Dance Competition atau AFADC 2021.

 

Kompetisi internasional pada level negara-negara ASEAN tersebut diselenggarakan atas kerjasama antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan ASEAN. Mulanya diinisiasi oleh ASEAN Health Sectoral Body (AHC) untuk mempromosikan rasa kebersamaan, memunculkan identitas bersama guna menuju gaya hidup sehat yang lebih baik sebagai salah satu pencapaian dari kualitas hidup yang tinggi. Inisiasi tersebut disambut dengan perhelatan AFADC 2021 yang menyeleksi karya tari aerobic low impact yang memasukkan budaya ASEAN dalam aransemen dan gerak musik original.

 

“Menurut saya ini adalah kesempatan yang harus diambil untuk memperkenalkan budaya Indonesia” ujar Hery Kristian Buana Tanjung, S.Sn., M.Sn atau akrab disapa Glenn. Berbekal tekad tersebut, Glenn menciptakan karya musik yang mewakili identitas bangsa Indonesia dan beberapa budaya ASEAN pada umumnya. Glenn tidak sendirian, ia berkolaborasi dengan Sepvia Suminar Ayu Fadzillah dalam kelompok Sea Gong. Tidak berhenti sampai disana, Glenn bersama Sea Gong berhasil meraih prestasi tingkat internasional dengan mengukuhkan diri sebagai Juara 2 dengan hadiah USD 3.500 sebagai bentuk apresiasi melalui karya bertajuk Wonderful Southeast Asia.

 

Glenn menjelaskan, karyanya dibagi atas 3 bagian utama, yaitu pemanasan, inti, dan pendinginan. Pada bagian pemanasan, budaya Bali, Jawa, dan Sulawesi menjadi sorotan, dengan senandung Jawa sebagai melodi utama yang diiringi talempong dan pads alpha. Sedangkan bagian inti, Glenn menciptakan suasana yang lebih semangat dengan beat topper dan disco melalui permainan synthesizer yang dinamis dipadukan dengan akselerasi tempo pada akhir hingga klimaks. Karya tersebut diakhiri dengan alunan suling nada pentatonik yang cenderung menenangkan di bagian pendinginan, serta dipadukan dengan ambience pads dan singing bowl yang bernuansa meditatif. Glenn menyebutkan bahwa karya tersebut membawakan pesan semangat menuju gaya hidup sehat dengan terus bergerak dan berkarya bersama.

 

Dalam pandangannya, Glenn merasa perlu mengajak masyarakat untuk senantiasa bersinergi dalam wilayah seni guna meningkatkan potensi setiap pelaku seni. Ia juga menegaskan bahwa seni bukan hanya bahasa universal, namun seni juga dapat mempengaruhi dan mengubah cara pandang khalayak terhadap segala sesuatu. (AS)